Mengeksplorasi bakat seni tidak selalu membutuhkan media yang mahal atau canggih. SMP Yasda membuktikan bahwa dengan media sederhana dari alam seperti batu kali, para siswa mampu menciptakan karya seni yang luar biasa bernilai estetik. Melalui proyek “Seni di Atas Batu“, sekolah memberikan wadah bagi siswa untuk menuangkan imajinasi mereka ke permukaan batu, mengubah benda keras yang biasa kita injak menjadi pajangan yang artistik dan penuh makna.
Proses melukis di atas batu memiliki tantangan tersendiri dibandingkan melukis di atas kertas atau kanvas. Permukaannya yang tidak rata, teksturnya yang kasar, serta bentuk batu yang unik menuntut siswa untuk beradaptasi dengan karakter media mereka. Inilah yang menjadi inti dari pembelajaran ini; kreativitas berarti kemampuan untuk melihat potensi dalam benda apa pun. Siswa diajarkan untuk mengamati bentuk batu, lalu membayangkan objek apa yang paling cocok untuk digambarkan di atasnya, apakah itu pemandangan, wajah hewan, atau pola-pola geometris yang rumit.
Pihak sekolah di SMP Yasda melihat bahwa kegiatan ini mampu menggali bakat terpendam yang selama ini mungkin tidak terlihat di dalam kelas. Banyak siswa yang awalnya merasa tidak pandai menggambar, ternyata mampu menghasilkan karya yang memukau ketika diberikan media yang berbeda. Hal ini membantu membangun rasa percaya diri siswa. Mereka belajar bahwa seni adalah tentang berekspresi secara jujur, bukan tentang memenuhi standar kesempurnaan teknis yang kaku. Guru seni memberikan apresiasi terhadap setiap detail kecil, sehingga siswa merasa dihargai.
Selain seni lukis, proyek ini juga menjadi sarana edukasi tentang pelestarian lingkungan. Sebelum memulai, siswa diajak untuk mencari batu kali di sekitar area sekolah, yang membuat mereka lebih peduli dan lebih dekat dengan alam sekitar. Mereka belajar untuk menghargai bahan-bahan alami yang tersedia di lingkungan mereka sendiri. SMP Yasda ingin menanamkan pola pikir kreatif yang ramah lingkungan, di mana barang-barang di sekitar kita bisa diubah menjadi sesuatu yang bermanfaat dan bernilai tinggi jika kita mau sedikit berusaha dan berpikir kreatif.
Karya-karya seni batu ini nantinya akan dipamerkan dalam sebuah galeri mini di sekolah. Hal ini memberikan rasa bangga yang luar biasa bagi siswa saat melihat hasil karyanya dipajang dan diapresiasi oleh teman-teman serta guru. Pengalaman ini memberikan dorongan positif bagi mereka untuk terus mengasah kemampuan seni mereka. Sekolah percaya bahwa dengan memberikan ruang untuk bereksperimen, mereka sedang menyiapkan generasi muda yang memiliki fleksibilitas berpikir dan ketajaman estetika yang sangat diperlukan dalam dunia modern yang semakin dinamis.