Tantangan menjadi orang tua di era modern saat ini jauh lebih kompleks dibandingkan generasi sebelumnya. Kehadiran teknologi kecerdasan buatan (AI) yang masuk ke berbagai celah kehidupan anak-anak menuntut orang tua untuk memiliki wawasan yang lebih luas dan adaptif. Menanggapi fenomena ini, SMP Yasda menyelenggarakan kegiatan Webinar Parenting 5.0 sebagai wadah diskusi bagi para orang tua untuk memahami dinamika mendidik anak di tengah kemajuan teknologi yang begitu pesat. Fokus utamanya adalah memberikan strategi praktis dalam menyeimbangkan antara pemanfaatan teknologi dan perlindungan terhadap perkembangan mental anak.
Salah satu topik krusial dalam diskusi ini adalah bagaimana orang tua harus bersikap terhadap penggunaan alat-alat berbasis kecerdasan buatan oleh anak-anak mereka. AI kini tidak hanya ada dalam perangkat industri, tetapi juga merambah ke dunia pendidikan melalui aplikasi pengerjaan tugas otomatis hingga teman bicara virtual. Orang tua diajak untuk tidak bersikap antipati, melainkan belajar untuk memahami cara kerja teknologi tersebut. Dengan memahami fungsinya, orang tua dapat mengarahkan anak agar menggunakan AI sebagai alat bantu belajar yang produktif, bukan sebagai sarana untuk mengambil jalan pintas yang dapat mematikan daya kreativitas dan kemampuan berpikir kritis mereka.
Pola asuh atau parenting di era 5.0 menekankan pada pentingnya komunikasi dua arah dan pengawasan yang berbasis empati. Dalam webinar ini, para pakar menekankan bahwa pembatasan waktu layar (screen time) saja tidak lagi cukup. Hal yang lebih penting adalah keterlibatan aktif orang tua dalam aktivitas digital anak. Mendampingi anak saat berselancar di internet atau mencoba aplikasi baru memungkinkan orang tua untuk memberikan filter etika secara langsung. Hal ini bertujuan agar anak memiliki kompas moral yang kuat saat berinteraksi dengan informasi yang dihasilkan secara otomatis oleh sistem cerdas.
Selain aspek teknis, kesehatan mental anak juga menjadi sorotan utama. Dunia digital yang serba cepat seringkali menimbulkan kecemasan dan tekanan sosial bagi remaja. Webinar ini memberikan tips kepada orang tua tentang cara mengenali gejala perubahan perilaku akibat paparan konten digital yang tidak sehat. Orang tua didorong untuk menjadi pendengar yang baik dan menciptakan lingkungan rumah sebagai tempat yang aman untuk bercerita. Pendidikan karakter di rumah harus menjadi fondasi utama, sehingga seberapa canggih pun teknologi yang dihadapi anak di luar, mereka tetap memiliki jati diri dan nilai-nilai kemanusiaan yang teguh.